Serahkan DIPA 2016, Menag: Program Harus Berdampak Langsung Pada Masyarakat

318483.jpgJakarta (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyerahkan DIPA Induk Unit Eselon I Kementerian Agama Tahun Anggaran 2016, di Operational Room, Gedung Kemenag Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (30/12).
Dalam kegiatan yang diikuti hampir seluruh Pejabat eselon I dan II Kemenag Pusat tersebut, Menag menegaskan, bahwa setiap program yang dilaksanakan, harus berdampak langsung kepada masyarakat.
“Setiap program, setiap kegiatan harus diyakini betul, secara langsung memiliki dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Harus memiliki dampak langsung dalam upaya menjalankan Misi kementerian kita, yakni: Kualitas Kehidupan Keagamaan, Kualitas Pendidikan Keagamaan, Kerukunan Antarumat Beragama dan Penyelenggaraan Haji,” tegas Menag.
Menurut Menag, efisiensi harus menjadi kata kunci dalam pelaksanaan program 2016. “Belanja-belanja perjalanan dinas, pembiayaan kegiatan sosialisasi, orientasi, workshop, konsinyering, rapat-rapat di luar kantor dan rapat kerja di luar wilayah harus dikurangi, termasuk juga studi banding, memenuhi undangan luar negeri, dan lainnya.
“Kita, harus dengan kesadaran penuh, untuk menyadari, apakah kegiatan seperti itu, betul-betul memiliki dampak secara langsung bagi upaya kita menjalankan Misi Kementerian. Apakah kegiatan seperti itu, memiliki signifikansi, relevansi dan urgensi dalam upaya kita mensejahterakan masyarakat. Tanyakan pada diri kita sendiri,” tuturnya.
“Karena semua kita adalah pemimpin. Maka, dalam menerapkan efisiensi, tanyakan kepada nurani kita masing-masing, apakah setiap anggaran, setiap pos pembiayaan atas kegiatan tertentu, itu memang memiliki relevansi, signifikasi dan urgensi, terkait dengan pencapaian target, terkait mencapaian Misi kemenag,” tambahnya.
Menag mengapresiasi jajarannya atas berbagai capaian dan penghargaan di sepanjang 2015. Capaian ini menurut Menag harus dijaga dengan berkinerja secara labih baik lagi. Menag berharap, para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk melakukan koordinasi dan konsultasi kepada pengawas, baik internal maupun eksternal, agar pelaksanaan anggaran bisa lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
Sebelumnya, Sekjen Kemenag Nur Syam melaporkan DIPA Kemenag Tahun Anggaran 2016. Diterangkan Sekjen, DIPA Anggaran Kemenag Tahun 2016 terdiri atas 11 Program, yakni; Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas teknis lainnya, Kerukunan Umat Beragama, Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas, Pendidikan Islam, Bimbingan Masyarakat Islam, Bimbingan Masyarakat Kristen, Bimbingan Masyarakat Katolik, Bimbingan Masyarakat Hindu, Bimbingan Masyarakat Buddha, Penyelenggaraan Haji dan Umrah, serta Litbang dan Diklat. (g-penk/mkd/mkd) Sumber : Humas Kemenag

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s